Pamekasan || Mediagardakeadilannews.com
Panpel Madura United FC menyampaikan kekecewaan mendalam atas tindakan salah satu oknum suporter yang melakukan perbuatan di luar nilai-nilai sportivitas sepak bola. "Kami menegaskan bahwa rivalitas dalam sepak bola hanya berlangsung selama 90 menit di dalam lapangan," kata Mohammad Alwi, Ketua Panpel Madura United FC.
Madura United FC menjunjung tinggi filosofi "Andhap Asor" dalam nilai "Tengka", yaitu sikap rendah hati, saling menghormati, serta menjunjung tinggi etika dan sopan santun dalam kehidupan sosial. Panpel Madura United FC mengutuk keras segala bentuk perilaku yang mencederai sportivitas dan semangat fair play.
" Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada manajemen Borneo FC atas insiden yang terjadi," kata Alwi. Madura United FC siap mendukung penuh setiap proses serta langkah yang akan diambil oleh pihak berwenang dalam menyikapi kejadian ini, demi menjaga integritas dan kehormatan sepak bola Indonesia.
Dalam pertandingan tersebut Madura United harus mengakui keunggulan tim tamunya Borneo FC dengan skor akhir 1-3.
(Bam)
